Monday, September 22, 2008

dia

dia menunggu secerca sinar dihati mu
dia menunggu datang kunci yang lah hilang

lelah coba membelenggu jiwa nya
mencoba tuk menombak asa dan harapnya

dia menunggu
dulu
hari ini
besok
entah sampai kapan

wahai kau
lihat dia, lihat dirinya
terdiam dak berdaya dalam nada-nada mati
menunggu mu

wahai kau
lihat dya, lihat ruhnya yang menyatu dengan udara
terbawa dalam ilusi yang penuh dengan ketidak berdayaan
menunggu mu

wahai kau

Me










Fill the life about fate
look the complaint myself
alone in disappoinment
all be appearance
is not real for me
miss swallowed by the time
fantasy notion about hope
will it be real

By : Arasy Al-Adnin

Saturday, September 13, 2008

takut

aku terjatuh
terjerembab
dan tersungkur
sendiri di antara gelap
ditengah sepi dan sunyi
batinku tak berteman
menjauhiku
menertawakanku
dan aku semakin jauh dan jatuh

seberkas sinar datang
menawar harap
aku tersentak
aku takut
tapi ku ingin batinku terus tertawa

aku memilih sinar itu

tapi apa?
sinar itu tak membari harap
tak menjadi penawar

semakin jatuh diriku
dalam alunan sunyi yang membunuh harap
dalam simfoni sepi yang mematah asa
dalam genangan mimpi yang tiada akhir

edelwis

Seperti bunga edelwis
Tak kan pernah layu
Walau lah terpisah jauh dari akarnya
Kasih itu abadi
Kan tetap ada untuk sang angin yang berikan hembusannya

Seperti bunga edelwis
Yang mekar walau dipetik saat kuncup
Kasih itu tak kan berubah
Kan tetap ada untuk sang angin yang menjadi nafasnya

angin

Aku sebut dia angin
Aku tak bisa liat dia dengan mata
Aku ta bisa sentuh dia dengan tangan
Aku tak bisa miliki dia dengan hati
Aku tak bisa bayangkan dia dengan akal

Dia angin
Angin yang untuk sesaat
Angin yang hanya untuk hembuskan perih dan indahnya
Dia angin yang buat ku terbang
Dan angin yang buat ku jatuh

Dialah angin
Angin yang layangankan jiwa dan akal ku
Angin yang bekukan nurani
Angin yang ku rindukan hadirnya
Walau ku tau, angin ku telah berlalu jauh

Dia angin
Sampai akhirku, dialah sang angin
Sampai kapanpun dialah angin yang ku bebaskan
Untuk terbang dalam jiwaku
aku ingin jatuh dari langit
merasakan tenggelam dalam lautan awan
menikmati belaian angin yang memabukan
mencoba merasakan dinginnya udara
aku ingin jatuh dari langit
jatuh dan terbang
aku ingin 
ingin 
dan ingin