Saturday, October 25, 2008

aku lemah
t' bernafsu
t' berpikir
kaku

lelah
tapi masih panjang
ingin berhenti
tapi t' bisa

mati aku
mati jiwa ku

Friday, October 24, 2008

Cz_pLw

harus kah k membenci
karna ku tau
kau palsu

haruskah ku membuka
karna ku tau
baik mu semu

haruskah ku tertawa
karna ku tau
kau t' bisa bunyikan itu dari aku

kau
kau
kau
baik
baik
semu

ada yang salah????
kau palsu pada ku

kau
kau
kau
hmphhh.........

cobalah mengerti bahwa bumi itu berputar
cobalah mengerti!!!!!!!!

kau
dalam
kau
ada rasa
rasa
takut
takut

takut

hidup kau yang indah!!!!
yang terlalu indah
untuk kau gunakan
cuma membenci

hmppphhhhhh
lucu ku lihat kau
lucu tinggah resah mu
t' ingin ada tinggi dari gunung

hmppph!!!
kau palsu!!!!
palsu!!!
palsu!!!
karna ku tau!!!!!

kau palsu


resah kau lihat ku!!!

mengerti lah bahwa ku
hanya debu yang t' berharga
terlalu rendah untuk kau resah kan!!!

kau palsu!!
palsu!!
palsu!!!

Plw

Tuesday, October 7, 2008

Kecebong kecil


Kan kah langit melihat ku?
melihat kecebong kecil yang terdampar dalam palung samudra

kan kah darat mendengar ku?
mendengar kecebon kecil yang disimpang siurkan ombak


bicara tentang rasa
tentang sadar

tentang sayang
tentang damai

dan tentang KAU, Tuhan ku
aku bersuara

aku hanya kecebong kecil yang tak tau diri mengajak langit dan darat yang bermartabat bicara

adakah yang mau mendengar ku?

ku hanya kecebong kecil suara ku t' sehebat petir
tubuh ku t' sekuat baja
setiap detik adalah jarum-jarum yang siap enyah kan ku

aku kecebong kecil yang bicara tentang sebab
sebab lupa

sebab benci

sebab hancur

dan sebab musuh kita, dia SETAN

aku kecebong kecil
kecil
t' berharga
t' berjabat

t' berkuasa

aku hanya ingin sura kecil ku terdengar

berharap mengubah dunia

berharap menghapus bejat


aku kecebong kecil yang bernyanyi tentang duka

tentang luka
tentang perih

aku kecebong kecil yang t'kan lelah bicara pada langit dan darat
t' kan lelah mencuri simpati langit dan darat

walau langit dan darat terus memaling
kecebong kecil yang bodoh bicara banyak tentang hidup
tentang semua terang
tentang semua adil

yang sembunyi
hilang entah kemana

langit dan darat t' memasang kuping secuil pun terlalu hina mendengar ku
si kecebong kecil


aku kecebong kecil t' berdaya dalam satu realita

Wednesday, October 1, 2008

dewa pipit-pipit kecil











kulihat letihmu hari ini
menahan panas teriknya sayatan sang lampu alam

kulihat peluhmu hari ini
menghambat canda tuk keluar,
menghalang tawa tuk lepas

kulihat lelah jiwamu
menahan sakit tubuhmu
menutup rasa itu dari kami
pipit-pipit kecil mu

kulihat usahamu hari ini
coba sembunyikan susahmu
demi pipit-pipit kecilmu

kulihat usahamu
mereda ombak
mendingin panas
dan
menyejuk dingin
demi kami
pipit-pipit kecilmu

kau dewa kami
pipit-pipit kecilmu

kau buat topan jadi sepoi
buat badai jadi rintik

kau dewa kami
pipit-pipit kecilmu

kulihat senyummu hari ini
mengores lega hati
pipit-pipit kecilmu

kulihat sendu cahya tuamu
menemani jalan terbang pipit-pipit kecilmu

nyata dan angan

ku terlalu takut pada nyata
t' mampu menerima pahitnya
ku termabuk dengan angan
tergiur elok yang membunuh

nyata berbisik
sekarang atau tidak sama sekali

nyata menghembus
ada harap
ada asa
ada luka
ada kidung

nyata memberi jalan
katakan dan maju
atau mundur
telan semua rasa
biarkan menyatu
dalam metabolisme
hancur
diserap
lalu menyebar sesal kepenjuru pikiran

nyata menyuguh

anganpun t' mau kalah
terus memanis
memabuk
sampai akhir mati

galau
nyata atau angan

ku terlalu takut pada nyata
t' mampu merasa pahit

galau
agan menahan
menjerat
megoda
meraja
dan mengila

galau
sesal dan mati
habis t' berasa
menelan sesal

ku terlalu takut pada nyata

takut t' mau mencoba
t' mau merasa

takut

angan tersenyum
membuka lebar lengannya
mendekap erat ku

ku terlalu takut pada nyatanyata