Saturday, September 13, 2008

takut

aku terjatuh
terjerembab
dan tersungkur
sendiri di antara gelap
ditengah sepi dan sunyi
batinku tak berteman
menjauhiku
menertawakanku
dan aku semakin jauh dan jatuh

seberkas sinar datang
menawar harap
aku tersentak
aku takut
tapi ku ingin batinku terus tertawa

aku memilih sinar itu

tapi apa?
sinar itu tak membari harap
tak menjadi penawar

semakin jatuh diriku
dalam alunan sunyi yang membunuh harap
dalam simfoni sepi yang mematah asa
dalam genangan mimpi yang tiada akhir

No comments: