Aku sebut dia angin
Aku tak bisa liat dia dengan mata
Aku ta bisa sentuh dia dengan tangan
Aku tak bisa miliki dia dengan hati
Aku tak bisa bayangkan dia dengan akal
Dia angin
Angin yang untuk sesaat
Angin yang hanya untuk hembuskan perih dan indahnya
Dia angin yang buat ku terbang
Dan angin yang buat ku jatuh
Dialah angin
Angin yang layangankan jiwa dan akal ku
Angin yang bekukan nurani
Angin yang ku rindukan hadirnya
Walau ku tau, angin ku telah berlalu jauh
Dia angin
Sampai akhirku, dialah sang angin
Sampai kapanpun dialah angin yang ku bebaskan
Untuk terbang dalam jiwaku
No comments:
Post a Comment